- Oleh: Tim Komkat
- *PUASA dan PANTANG*
- Prapaskah adalah masa 40 hari sebelum Paskah (selain hari Minggu), yang bagi umat Katolik merupakan masa untuk berpantang dan berpuasa. Di samping pantang dan puasa, selama masa itu umat Katolik didorong untuk meningkatkan doa, karya amal kasih dan tindakan disiplin diri spiritual. Umat Katolik melakukan hal-hal ini karena Paskah, yang merayakan Kebangkitan Kristus, adalah hari suci terbesar dalam kalender ibadat Katolik.
- Prapaskah berlangsung selama 40 hari karena secara tradisional 40 adalah jumlah ujian spiritual dalam Alkitab (Kej 7: 4, Kel 24:18, 34:28, Bil 13:25, 14:33, Yun 3: 4) . Prapaskah memiliki hubungan khusus dengan 40 hari yang dijalani Kristus untuk berpuasa di padang gurun sebelum memasuki pelayanan publik-Nya (Mat 4: 1-11). Umat Katolik meniru Kristus dengan menjalani 40 hari disiplin spiritual sebelum perayaan kemenangan Kristus atas dosa dan kematian.
- Puasa adalah disiplin spiritual yang mempunyai dasarnya, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Kristus mengharapkan murid-muridnya berpuasa (Mat 9: 14-15) dan mengajarkani bagaimana mereka harus melakukannya (Mat 6: 16-18). Umat Katolik mengikuti pola ini dengan mengadakan puasa parsial pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung.
- Pantang dari makanan tertentu juga merupakan disiplin alkitabiah. Dalam Daniel 10: 2-3 kita membaca, "Pada waktu itu aku, Daniel, berkabung tiga minggu penuh: makanan yang sedap tidak kumakan, daging dan anggur tidak masuk ke dalam mulutku dan aku tidak berurap sampai berlalu tiga minggu penuh." Umat Katolik mempraktikkan pantang yang mirip dengan apa yang dilakukan Daniel. Ini dilakukan setiap hari Jum’at selama masa Prapaskah, bahkan sepanjang tahun untuk mengenang Penyaliban Kristus yang terjadi pada hari Jumat.
Kamis, 24 Oktober 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar